Langsung ke konten utama

Cara Menghitung Persentase Kenaikan Gaji

Menghitung kenaikan gaji dan mencari persentase kenaikan - Semua orang paling senang kalau gajinya naik tetapi pekerjaannya tetap. Yang paling disorot adalah ketika naiknya gaji PNS. Biasanya meskipun baru isu / kabar burung gaji naik sekian persen pun akan langsung coba dihitung berapa nilai Rupiahnya. Atau sebaliknya, jika tahu rupiah yang diterima mengalami peningkatan maka akan langsung dihitung berapa persen kenaikan gajinya. Ada beberapa rumus yang berkaitan dalam perhitungan persentase kenaikan gaji:

 

Rumus Menghitung Jumlah Kenaikan Gaji

Rumus ini biasanya digunakan untuk mengetahui berapa rupiah tambahan gaji yang akan diterima

 

Tambahan Rupiah = Gaji Awal x persentase kenaikan

 

Contoh 1 :
Anto seorang PNS dengan gaji bulanan Rp 3.000.000,- berapa rupiah kenaikan gaji yang akan diterima Anto jika dia mendapatkan kenaikan gaji sebesar 6% ?

Jawab:
Diketahui :
Gaji Awal = Rp 3.000.000,-
Persentase Kenaikan = 6%

Tambahan Rupiah = Gaji Awal x Persentase Kenaikan
= Rp 3.000.000,- x 6% = Rp 180.000,-

 

Contoh 2 :
Asri memiliki gaji bulanan Rp 5.000.000,- berapa rupiah kenaikan gaji yang akan diterima Asri jika dia mendapatkan kenaikan gaji sebesar 5% ?

Jawab:

Tambahan Rupiah = Gaji Awal x Persentase Kenaikan
= Rp 5.000.000,- x 5% = Rp 250.000,-

 

 

Rumus Menghitung Gaji Baru setelah Kenaikan

Rumus ini biasanya digunakan untuk mengetahui berapa rupiah gaji yang akan diterima setelah persentase kenaikan ditambahkan

 

Gaji Baru = Gaji Awal x (1 + persentase kenaikan)

 

Contoh 3 :
Alwi memiliki gaji bulanan Rp 2.000.000,- berapakah gaji baru yang akan diterima oleh Alwi jika dia mendapatkan kenaikan gaji sebesar 6% ?

Jawab:
Gaji baru = Rp 2.000.000,- x (1 + 6%) = Rp 2.000.000,- x 106% = Rp 2.120.000,-
Kenapa 1+6% = 106%? Ingat, 1 = 100%, jadi 1+6%=100% + 6% = 106%

 

Contoh 4 :
Asti memiliki gaji bulanan Rp 3.000.000,- berapakah gaji baru yang akan diterima oleh Asti jika dia mendapatkan kenaikan gaji sebesar 5% ?

Jawab:
Gaji baru = Rp 3.000.000,- x (1 + 5%) = Rp 3.000.000,- x 105% = Rp 3.150.000,-

 

 

Rumus Mencari Persentase Kenaikan Gaji

Bagi sebagian orang yang kaget mendapati gaji bulanannya telah naik, selain menghitung jumlah kenaikan gaji juga biasanya akan mencari tahu berapa persen gaji naik. Ada dua cara yang biasa digunakan, car pertama adalah membandingkan selisih kenaikan gaji dengan gaji lama, atau cara kedua adalah langsung membandingkan gaji baru dengan gaji lama lalu dikurangi 100% seperti yang terlihat pada kedua rumus di bawah ini :

  Rumus 1 :

Persentase kenaikan = (gaji baru –gaji lama) / gaji lama x 100%

 

  Rumus 2 :

Persentase kenaikan = (gaji baru / gaji lama x 100%)-100%

 

 

Contoh 5 :
Bulan ini Adul memiliki gaji bulanan baru sebesar Rp 5.000.000,- Gaji sebelumnya adalah Rp 4.000.000,- Berapa persenkah kenaikan gaji Adul ?

Jawab:

Rumus 1:
Persentase Kenaikan = (Rp 5.000.000 – Rp 4.000.000) / Rp 4.000.000 x 100% = 25%

Rumus 2:
Persentase Kenaikan = (Rp 5.000.000 / Rp 4.000.000 x 100%) – 100% = 125% – 100% =25%

Khusus untuk excel, anda bisa melakukannya dengan rumus seperti yang tampak pada gambar dibawah. Anda tidak perlu mengalikan dengan 100%, tapi cukup dengan merubah format cell B3 menjadi persen. Ingat, 0,25 = 25%.


 

Tips Menghitung Persentase Kenaikan Gaji

Saat melakukan perhitungan gaji dengan microsoft excel ada baiknya anda memperhatikan format angka yang digunakan. Terkadang kita mengalikan persentase dengan 100, sehingga bila kita memiliki angka sebenarnya adalah 12,5% di excel kita biasa menulis diexcel dengan 12,5 bukan 0,125. Bila demikian, jangan lupa untuk membagi angka tersebut dengan 100 sebelum digunakan dalam perhitungan.

Komentar

Post Terkait

Tidak ketemu? Coba cari..

Postingan populer dari blog ini

Cara Menghitung Skala Peta, Luas Dan Jarak Sebenarnya

Skala adalah ukuran yang dipakai untuk mengukur perbandingan ukuran sesuatu gambar atau model dengan ukuran sebenarnya. Pembahasan mengenai skala pada artikel ini terbagi atas: Pengertian Skala Skala Angka pada Peta Menghitung jarak sebenarnya Menghitung luas Pada Peta Membuat Skala Peta Skala Batang pada Peta Contoh Penggunaan Skala pada Peta Google Map Pengertian Skala Definisi skala peta adalah jarak atau ukuran sebenarnya (yang asli) dianggap sama dalam suatu ukuran pembanding yang biasanya lebih kecil. Skala biasanya berupa angka perbandingan atau juga dapat berupa garis atau titik tanda yang berderet-deret yang sama jarak antaranya. Salah satu penggunaan skala yang paling penting dan paling sering adalah skala dalam gambar peta. Dengan menggunakan skala angka pengukuran jarak atau panjang yang ada di dalam peta akan dapat diperoleh dengan lebih presisi/tepat sesuai dengan ukuran skala. Ada dua jenis skala yang biasanya digunakan pada peta, yakni skal...

Cara Ambil dan Menghilangkan Huruf/Karakter dari Teks di Excel

Mengambil dan Menghapus sebagian teks di Microsoft Excel - Saat bekerja tidak jarang kita memiliki data yang “berlebihan”. Maksudnya, kita hanya ingin sebagian dari data tersebut yang akan kita pakai sedangkan sisa yang lainnya di buang. Misalkan kita memiliki kolom yang berisi tempat dan tanggal lahir, data yang kita inginkan hanya tempat lahir saja, atau mungkin tanggal lahir saja. Bila data hanya berisi satu atau dua tentu tidak menjadi masalah. Problem timbul ketika bagian data yang harus dibuang ternyata ada puluhan, ratusan atau mungkin ribuan. Pada kesempatan yang lalu saya telah memberitahukan bagaimana cara mengambil sebagian teks dari microsoft excel. Ilmu tersebut sangat berguna dan menjadi dasar untuk postingan kali ini. Hal yang paling dasar adalah sebelum memulai menghilangkan huruf/karakter teks, anda harus benar-benar mengenal format data yang anda miliki.   1. Hanya mengambil karakter/huruf pada awal data. Untuk mengambil beberapa karakter/huruf pada awal teks d...

Cara Membuat Dua Baris Ketikan Dalam Satu Sel Ms Excel

Umumnya sebuah sel di microsoft excel terdiri atas satu baris saja. Apabila baris ketikan yang kita miliki panjang dan melebihi lebar sel maka kita bisa membuat ketikan tersebut dilanjutkan pada baris berikutnya dalam sel yang sama dengan menggunakan wrap text. Selanjutnya kita bisa membuat baris baris kedua, ketiga dan berikutnya dengan memanfaatkan sel yang ada dibawahnya. Sebenarnya bila kita ingin, kita bisa membuat sebuah sel di microsoft excel memiliki dua baris atau lebih, tanpa harus mengunakan beberapa sel. Kuncinya adalah bila kita ingin membuat baris baru, tombol yang kita tekan adalah ALT+ENTER . Untuk lebih jelasnya lihat contoh berikut. Ketik baris pertama pada sebuah sel Pada akhir baris pertama, tekan tombol ALT+ENTER Selanjutnya ketik baris kedua, dan pada akhir baris tekan kembali tombol ALT+ENTER untuk membuat baris ketiga Ulangi lagi untuk baris ketiga dan seterusnya Bila ketikan untuk sel tersebut telah selesai, tekan tombol ENTER Bila ketikan a...

Cara Menghitung Persentase Bunga

Rumus persentase bunga- Saat kita meminjam ke Bank akan dikenakan bunga. Saat kita menabung baik dalam bentuk tabungan maupun deposito di Bank kita juga akan menerima bunga. Demikian juga dengan cicilan kartu kredit, dan masih banyak lagi. Semua perhitungan dianggap lebih mudah dengan menggunakan mekanisme bunga. Pada dasarnya, untuk mengetahui besaran persentase bunga dari tabungan / pinjaman, kita dapat membandingkan angka modal awal dan Total akhir. Rumus menghitung persentase bunga secara sederhana adalah : Bunga = (Total – Modal) / Modal x 100% dimana Bunga adalah besaran persentase bunga yang dicari Total adalah nilai akhir atau total Modal adalah nilai awal atau modal awal   Rumus menghitung Persentase Bunga

Sin Cos Tan Sudut Istimewa: 30, 45 dan 60 derajat

Sinus cosinus tangen atau sering disingkat dengan sin cos tan adalah bagian dari ilmu trigonometri. Trigonometri adalah sebuah cabang ilmu matematika yang mempelajari hubungan perbandingan panjang sisi dengan sudut segitiga dimana perbandingan tersebut biasanya disebut dengan sinus, cosinus dan tangen. Pada awalnya, trigonometri digunakan untuk mempelajari astronomi. Tapi kini sesuai dengan perkembangan jaman, penggunaan trigonometri meluas ke berbagai penggunaan, seperti teknik sipil / bangunan, arsitektur, desain grafis, mekanik permesinan, dan masih banyak lagi. Tiga macam perbandingan yang sering dipakai dalam trigonometri yakni sinus, cosinus dan tangen. Ketiga perbandingan tersebut masing-masing memiliki kebalikan/invers yakni cosecan (=1/sinus), secan (=1/cosinus) dan cotangen (=1/tangen). Sebagai contoh sedikit, bila sebuah sudut memiliki nilai sinus ½ maka nilai cosecan nya adalah 2/1. Untuk mempermudah dalam mempelajari trigonemetri maka bahasan trigonometri ak...