Langsung ke konten utama

Faktor Prima dan Faktorisasi (Bilangan) Prima

Apa itu bilangan prima ? Bilangan Prima adalah bilangan yang hanya memiliki dua faktor pembagi (berupa bilangan bulat positif), yaitu satu dan bilangan itu sendiri. Contoh bilangan yang termasuk bilangan prima adalah 2, 3, 5, 7, 11, 13, dan 17. Kenapa bilangan-bilangan tersebut adalah bilangan prima? Karena bilangan-bilangan tersebut hanya akan habis dibagi oleh satu dan bilangan itu sendiri. Sebagai contoh, 5 hanya akan habis dibagi oleh 1 dan 5, lalu 11 hanya akan habis dibagi oleh 1 dan 11, dan seterusnya. Lalu kenapa 9 dan 8 bukan bilangan prima? Karena kedua bilangan tersebut memiliki lebih dari dua faktor pembagi. 9 habis dibagi 1, 3, dan 9 sedangkan 8 habis dibagi oleh 1, 2, 4, dan 8. (lihat juga bahasan materi faktor bilangan). Contoh bilangan prima 1-1000 dapat dilihat pada tabel dibawah ini:

 

Kenapa 1 bukan Bilangan Prima?

Pertanyaan besar sering muncul saat kita baru mempelajari bilangan prima: Kenapa satu bukan bilangan prima? Perhatikan definisi bilangan prima. Bilangan prima hanya dan HARUS memiliki dua faktor yaitu 1 dan bilangan itu sendiri. Adapun 1 hanya memiliki satu faktor, yaitu 1. Maka sudah jelas bahwa 1 bukan bilangan prima karena hanya memiliki satu faktor.

Bilangan Prima 1-100

Kita tentu mudah menemukan bilangan prima kurang dari 10, yakni 2, 3, 5, dan 7. Atau lebih jauh, kita bisa dengan cepat mengetahui bilangan prima yang kurang dari 20, yakni 2, 3, 5, 7, 11, 13, 17, dan 19. Lantas bagaimana dengan bilangan prima lainnya? Bilangan prima 1 sampai 50 merupakan bilangan prima yang paling sering dipakai. Ada 15 bilangan prima yang terletak antara 1 sampai 50, yakni :
2, 3, 5, 7, 11, 13, 17, 19, 23, 29, 31, 37, 41, 43, 47 .

Bila anda ingin bilangan prima 1-100 tinggal tambahkan saja daftar sebelumnya sehingga nantinya akan ada 25 bilangan prima yang terletak antara 1 sampai 100, yakni :
2, 3, 5, 7, 11, 13, 17, 19, 23, 29, 31, 37, 41, 43, 47, 53, 59, 61, 67, 71, 73, 79, 83, 89, 97.

Bila anda butuh lebih banyak lagi, anda bisa menyusun bilangan prima 1-1000 seperti gambar pada awal posting ini, atau bila ingin yang lainnya silahkan disusun berdasarkan tabel / daftar Bilangan Prima yang sudah saya buat yang berisi 20.000 bilangan.

Faktor Prima dan Faktorisasi Prima

Faktor prima adalah faktor-faktor suatu bilangan yang berbentuk bilangan prima. Sedangkan Faktorisasi prima adalah perkalian faktor-faktor prima tersebut.

Cara untuk mendapatkan faktor prima dari sebuah bilangan adalah membagi bilangan tersebut dengan bilangan prima sampai didapat hasil bagi berupa bilangan prima.

Untuk lebih mudahnya lihat contoh berikut:

 

Contoh 1: Berapakah Faktor Prima dari 6?

Perhatikan contoh pohon faktor berikut ini:

 Gambar: Contoh pohon faktor prima dari 6

 

Lihat daftar bilangan prima 1-100 yang ada di atas. Kita akan mencoba membagi bilangan mulai dari bilangan prima yang paling kecil. Pertama-tama kita bagi 6 dengan 2 (2 adalah bilangan prima pertama), didapat hasil bagi adalah 3. Karena 3 adalah bilangan prima, maka proses perhitungan selesai, dan didapat Faktor Prima 6 adalah 2, 3 (ada dua faktor, yakni 2 dan 3). Sedangkan Faktorisasi Prima 6 = 2 x 3.

Terlalu singkat? Mari kita coba lagi dengan contoh yang lain.

 

Contoh 2: Berapakah Faktor Prima dari 12?

 Gambar: Contoh pohon faktor prima dari 12

 

Pertama-tama kita bagi 12 dengan 2, didapat hasil baginya adalah 6.

Selanjutnya 6 kita bagi dengan 2, didapat hasil bagi adalah 3

Karena 3 adalah bilangan prima maka proses pemfaktoran selesai.

Dengan demikian didapat :

  • Faktor Prima dari 12 adalah 2, 3 (dua faktor)sedangkan
  • Faktorisasi Prima dari 12 = 2x2x3

Bagaimana? Dengan langkah seperti diatas anda tentu sudah bisa menentukan faktor prima dari 18, 20, 24, atau 30. Tapi bagaimana kalau 54 atau 90?

 

Contoh 3: Berapakah Faktor Prima dari 90?

 Gambar: Contoh pohon faktor prima dari 90

 

Pertama-tama kita bagi 90 dengan 2, didapat hasil baginya adalah 45.

Selanjutnya 45 kita bagi dengan 3, didapat hasil bagi adalah 15

Selanjutnya 15 kita bagi dengan 3, didapat hasil bagi adalah 5

Karena 5 adalah bilangan prima maka proses pemfaktoran selesai.

Dengan demikian didapat :

  • Faktor Prima dari 90 adalah 2, 3, dan 5 (tiga faktor), sedangkan
  • Faktorisasi Prima dari 90 = 2 x 3 x 3 x 5

 

Tips Faktor Prima dan Faktorisasi Prima

  • Untuk setiap bilangan genap pasti memiliki faktor 2, dan ulangi terus selama hasil bagi masih berupa bilangan genap juga
  • untuk Pengecekan bilangan ganjil, gunakan juga bilangan prima ganjil. Selengkapnya ada pada daftar / tabel bilangan prima yang telah saya buat. Bagi anak SD/SMP, saya rasa 20.000 bilangan prima pertama sudah lebih dari cukup.
Rekomendasi: Bila anda butuh cepat, gunakan saja Kalkulator Barisan bilangan prima, Faktor prima dan Faktorisasi Prima dari sebuah bilangan yang dimiliki oleh hitung.id. Pada kalkulator tersebut anda akan diberikan jawaban dan bagaimana cara menghitung Faktor prima dan faktorisasi prima. Bisa juga buat latihan.

Komentar

  1. makasih gan manfata bgt ilmunya

    BalasHapus
  2. Trimakasi sdh berbagi sangat bermabfaat

    BalasHapus
  3. Mohon di tinjau kembali tentang jawaban dari faktor prima . mis. faktor prima dari 12 adalah 2 dan 3 . bukan 2,2,3 maaf jika salah trimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul mas Miminsuka, jadi faktor prima 12 = 2 dan 3. Sedangkan faktorisasi 12 = 2x2x3

      Hapus
    2. Jawaban anda salah Mana jawaban yang lainnya

      Hapus
  4. Bagai mana cara agar Mendapat 2
    Plis Kaya mana cara nya

    BalasHapus
  5. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus

Posting Komentar

SPAM akan dihapus.

Post Terkait

Tidak ketemu? Coba cari..

Postingan populer dari blog ini

Cara Menghitung Skala Peta, Luas Dan Jarak Sebenarnya

Skala adalah ukuran yang dipakai untuk mengukur perbandingan ukuran sesuatu gambar atau model dengan ukuran sebenarnya. Pembahasan mengenai skala pada artikel ini terbagi atas: Pengertian Skala Skala Angka pada Peta Menghitung jarak sebenarnya Menghitung luas Pada Peta Membuat Skala Peta Skala Batang pada Peta Contoh Penggunaan Skala pada Peta Google Map Pengertian Skala Definisi skala peta adalah jarak atau ukuran sebenarnya (yang asli) dianggap sama dalam suatu ukuran pembanding yang biasanya lebih kecil. Skala biasanya berupa angka perbandingan atau juga dapat berupa garis atau titik tanda yang berderet-deret yang sama jarak antaranya. Salah satu penggunaan skala yang paling penting dan paling sering adalah skala dalam gambar peta. Dengan menggunakan skala angka pengukuran jarak atau panjang yang ada di dalam peta akan dapat diperoleh dengan lebih presisi/tepat sesuai dengan ukuran skala. Ada dua jenis skala yang biasanya digunakan pada peta, yakni skal...

Cara Ambil dan Menghilangkan Huruf/Karakter dari Teks di Excel

Mengambil dan Menghapus sebagian teks di Microsoft Excel - Saat bekerja tidak jarang kita memiliki data yang “berlebihan”. Maksudnya, kita hanya ingin sebagian dari data tersebut yang akan kita pakai sedangkan sisa yang lainnya di buang. Misalkan kita memiliki kolom yang berisi tempat dan tanggal lahir, data yang kita inginkan hanya tempat lahir saja, atau mungkin tanggal lahir saja. Bila data hanya berisi satu atau dua tentu tidak menjadi masalah. Problem timbul ketika bagian data yang harus dibuang ternyata ada puluhan, ratusan atau mungkin ribuan. Pada kesempatan yang lalu saya telah memberitahukan bagaimana cara mengambil sebagian teks dari microsoft excel. Ilmu tersebut sangat berguna dan menjadi dasar untuk postingan kali ini. Hal yang paling dasar adalah sebelum memulai menghilangkan huruf/karakter teks, anda harus benar-benar mengenal format data yang anda miliki.   1. Hanya mengambil karakter/huruf pada awal data. Untuk mengambil beberapa karakter/huruf pada awal teks d...

Cara Membuat Dua Baris Ketikan Dalam Satu Sel Ms Excel

Umumnya sebuah sel di microsoft excel terdiri atas satu baris saja. Apabila baris ketikan yang kita miliki panjang dan melebihi lebar sel maka kita bisa membuat ketikan tersebut dilanjutkan pada baris berikutnya dalam sel yang sama dengan menggunakan wrap text. Selanjutnya kita bisa membuat baris baris kedua, ketiga dan berikutnya dengan memanfaatkan sel yang ada dibawahnya. Sebenarnya bila kita ingin, kita bisa membuat sebuah sel di microsoft excel memiliki dua baris atau lebih, tanpa harus mengunakan beberapa sel. Kuncinya adalah bila kita ingin membuat baris baru, tombol yang kita tekan adalah ALT+ENTER . Untuk lebih jelasnya lihat contoh berikut. Ketik baris pertama pada sebuah sel Pada akhir baris pertama, tekan tombol ALT+ENTER Selanjutnya ketik baris kedua, dan pada akhir baris tekan kembali tombol ALT+ENTER untuk membuat baris ketiga Ulangi lagi untuk baris ketiga dan seterusnya Bila ketikan untuk sel tersebut telah selesai, tekan tombol ENTER Bila ketikan a...

Cara Menghitung Persentase Bunga

Rumus persentase bunga- Saat kita meminjam ke Bank akan dikenakan bunga. Saat kita menabung baik dalam bentuk tabungan maupun deposito di Bank kita juga akan menerima bunga. Demikian juga dengan cicilan kartu kredit, dan masih banyak lagi. Semua perhitungan dianggap lebih mudah dengan menggunakan mekanisme bunga. Pada dasarnya, untuk mengetahui besaran persentase bunga dari tabungan / pinjaman, kita dapat membandingkan angka modal awal dan Total akhir. Rumus menghitung persentase bunga secara sederhana adalah : Bunga = (Total – Modal) / Modal x 100% dimana Bunga adalah besaran persentase bunga yang dicari Total adalah nilai akhir atau total Modal adalah nilai awal atau modal awal   Rumus menghitung Persentase Bunga

Sin Cos Tan Sudut Istimewa: 30, 45 dan 60 derajat

Sinus cosinus tangen atau sering disingkat dengan sin cos tan adalah bagian dari ilmu trigonometri. Trigonometri adalah sebuah cabang ilmu matematika yang mempelajari hubungan perbandingan panjang sisi dengan sudut segitiga dimana perbandingan tersebut biasanya disebut dengan sinus, cosinus dan tangen. Pada awalnya, trigonometri digunakan untuk mempelajari astronomi. Tapi kini sesuai dengan perkembangan jaman, penggunaan trigonometri meluas ke berbagai penggunaan, seperti teknik sipil / bangunan, arsitektur, desain grafis, mekanik permesinan, dan masih banyak lagi. Tiga macam perbandingan yang sering dipakai dalam trigonometri yakni sinus, cosinus dan tangen. Ketiga perbandingan tersebut masing-masing memiliki kebalikan/invers yakni cosecan (=1/sinus), secan (=1/cosinus) dan cotangen (=1/tangen). Sebagai contoh sedikit, bila sebuah sudut memiliki nilai sinus ½ maka nilai cosecan nya adalah 2/1. Untuk mempermudah dalam mempelajari trigonemetri maka bahasan trigonometri ak...