Langsung ke konten utama

Pembagian Pecahan

Cara Menghitung Pembagian Pecahan – Bilangan pecahan merupakan bilangan spesial yang menyertakan pembilang dan penyebut. Selain operasi hitung perkalian pecahan, hal yang tidak kalah pentingnya adalah pembagian pecahan. Yang menarik dari pembagian pecahan adalah tidak semua pembagian akan menghasilkan nilai yang lebih kecil. Pembagian Pecahan juga dapat menghasilkan nilai yang lebih besar. Perkalian dan pembagian pecahan sangat erat kaitannya, dan akan dibahas lebih rinci berikut ini.

Secara umum bilangan pecahan terbagi menjadi dua, yakni bilangan pecahan biasa dan pecahan campuran. Contoh bilangan pecahan biasa seperti 2/7, 16/5 ataupun 11/3. Adapun contoh bilangan pecahan campuran adalah 31/9, 31/5 dan juga 32/3. Perhatikan, 16/5 dan 31/5 memiliki nilai yang sama meskipun penulisan kedua bilangan tersebut berbeda (yang pertama pecahan biasa, yang kedua pecahan campuran). Demikian juga dengan 11/3 dan 32/3, keduanya juga memiliki nilai yang sama.

 

Pembagian Bilangan Pecahan Biasa

Pembagian bilangan pecahan biasa dilakukan dengan melakukan perkalian bilangan pecahan, tetapi dengan posisi pembilang dan penyebut dibalik. Apa maksudnya? Untuk lebih jelasnya lihat contoh soal berikut :

 

Contoh Soal Pembagian Pecahan 1:

Berapakah 2/7 dibagi 4/5 ?

Jawab  Gambar: contoh soal pembagian pecahan 1

Perhatikan. Untuk bilangan 4/5 yang menjadi penyebut dalam pembagian total maka nilai pembilang dan penyebutnya dibalik terlebih dahulu sebelum dikalikan. Jadi, bilangan 4/5 akan dibalik menjadi 5/4, setelah itu baru dikalikan dengan 2/7. Selanjutnya lakukan perkalian biasa, pembilang dikali pembilang, penyebut dikali penyebut, didapat hasil perkalian tersebut adalah 10/28 atau bisa disederhanakan menjadi 5/14.

 

Contoh Soal Pembagian Pecahan 2:

Berapakah 1/5 : 2/3 = ... ?

Jawab  Gambar: contoh soal pembagian pecahan 2

Sama seperti pada proses pembagian sebelumnya, dimana nilai bilangan penyebut yang berupa pecahan 2/3 dibalik terlebih dahulu menjadi 3/2 sebelum dikalikan.

 

Contoh Soal Pembagian Pecahan 3:

Berapakah 3/4 : 2/5 = ... ?

Jawab  Gambar: contoh soal pembagian pecahan 3

Sama seperti juga pada proses pembagian sebelumnya dimana nilai bilangan penyebut yang berupa pecahan 2/5 dibalik terlebih dahulu menjadi 5/2 sebelum dikalikan 3/4. Hasil perkalian berupa pecahan 15/8 dapat disederhanakan menjadi pecahan campuran 1 7/8.

 

Pembagian Bilangan Pecahan Campuran

Untuk memmpermudah proses pembagian sebaiknya dilakukan dalam bentuk bilangan pecahan biasa. Oleh karena itu, bila menemukan bilangan pecahan campuran maka diubah dahulu menjadi pecahan biasa lalu lakukan proses pembagian seperti contoh diatas.

 

Contoh Soal Pembagian Pecahan 4:

Berapakah 5/6 dibagi 1 2/3 ?

Jawab  Gambar: contoh soal pembagian pecahan 4

Perhatikan. Untuk bilangan 5/3 yang menjadi penyebut dalam pembagian total maka nilai pembilang dan penyebutnya dibalik terlebih dahulu sebelum dikalikan. Jadi, bilangan 5/3 akan dibalik menjadi 3/5, setelah itu baru dikalikan dengan 5/6. Selanjutnya lakukan perkalian biasa, pembilang dikali pembilang, penyebut dikali penyebut, didapat hasil perkalian tersebut adalah 15/30 atau bisa disederhanakan menjadi 1/2.

 

Contoh Soal Pembagian Pecahan 5:

Berapakah 31/4 : 2 1/2 ?

Jawab  Gambar: contoh soal pembagian pecahan 5

Untuk kedua bilangan pecahan campuran diubah terlebih dahulu menjadi pecahan biasa. Setelah itu baru dilakukan perkalian antar keduanya. Hasil akhir perkalian didapat 26/20 atau bisa disederhanakan menjadi 13/10 atau menjadi 1 3/10.
 

Tips Pembagian Pecahan

Dalam melakukan pembagian pecahan kita bisa melakukan penyederhanaan khususnya pada saat kedua pecahan mulai dikalikan. Kita bisa menyederhanakan sebelum perkalian pecahaan dilakukan. Sebagai contoh lihat potongan perkalian pecahan berikut :

 Gambar: contoh soal pembagian pecahan 6

Perhatikan. Ada angka 5 pada penyebut dan pembilang (warna coklat dan merah). Kita bisa membagi kedua bilangan tersebut dengan 5, sehingga didapat 5:5 = 1. Selanjutnya lihat, kita bisa menemukan angka kelipatan 3, yakni 3 (warna biru) dan 6 (warna hijau). Kedua bilangan tersebut kita bagi dengan 3, sehingga didapat 3:3 = 1; dan 6:3 = 2. Selanjutnya kita gunakan hasil perkalian dengan bilangan yang sudah disederhanakan tersebut. Untuk pembilang didapat 1x1 =1; sedangkan untuk penyebut 2x1 = 2. Jadi hasil akhir adalah 1/2.

Komentar

Posting Komentar

SPAM akan dihapus.

Post Terkait

Tidak ketemu? Coba cari..

Postingan populer dari blog ini

Cara Menghitung Skala Peta, Luas Dan Jarak Sebenarnya

Skala adalah ukuran yang dipakai untuk mengukur perbandingan ukuran sesuatu gambar atau model dengan ukuran sebenarnya. Pembahasan mengenai skala pada artikel ini terbagi atas: Pengertian Skala Skala Angka pada Peta Menghitung jarak sebenarnya Menghitung luas Pada Peta Membuat Skala Peta Skala Batang pada Peta Contoh Penggunaan Skala pada Peta Google Map Pengertian Skala Definisi skala peta adalah jarak atau ukuran sebenarnya (yang asli) dianggap sama dalam suatu ukuran pembanding yang biasanya lebih kecil. Skala biasanya berupa angka perbandingan atau juga dapat berupa garis atau titik tanda yang berderet-deret yang sama jarak antaranya. Salah satu penggunaan skala yang paling penting dan paling sering adalah skala dalam gambar peta. Dengan menggunakan skala angka pengukuran jarak atau panjang yang ada di dalam peta akan dapat diperoleh dengan lebih presisi/tepat sesuai dengan ukuran skala. Ada dua jenis skala yang biasanya digunakan pada peta, yakni skal...

Cara Ambil dan Menghilangkan Huruf/Karakter dari Teks di Excel

Mengambil dan Menghapus sebagian teks di Microsoft Excel - Saat bekerja tidak jarang kita memiliki data yang “berlebihan”. Maksudnya, kita hanya ingin sebagian dari data tersebut yang akan kita pakai sedangkan sisa yang lainnya di buang. Misalkan kita memiliki kolom yang berisi tempat dan tanggal lahir, data yang kita inginkan hanya tempat lahir saja, atau mungkin tanggal lahir saja. Bila data hanya berisi satu atau dua tentu tidak menjadi masalah. Problem timbul ketika bagian data yang harus dibuang ternyata ada puluhan, ratusan atau mungkin ribuan. Pada kesempatan yang lalu saya telah memberitahukan bagaimana cara mengambil sebagian teks dari microsoft excel. Ilmu tersebut sangat berguna dan menjadi dasar untuk postingan kali ini. Hal yang paling dasar adalah sebelum memulai menghilangkan huruf/karakter teks, anda harus benar-benar mengenal format data yang anda miliki.   1. Hanya mengambil karakter/huruf pada awal data. Untuk mengambil beberapa karakter/huruf pada awal teks d...

Cara Membuat Dua Baris Ketikan Dalam Satu Sel Ms Excel

Umumnya sebuah sel di microsoft excel terdiri atas satu baris saja. Apabila baris ketikan yang kita miliki panjang dan melebihi lebar sel maka kita bisa membuat ketikan tersebut dilanjutkan pada baris berikutnya dalam sel yang sama dengan menggunakan wrap text. Selanjutnya kita bisa membuat baris baris kedua, ketiga dan berikutnya dengan memanfaatkan sel yang ada dibawahnya. Sebenarnya bila kita ingin, kita bisa membuat sebuah sel di microsoft excel memiliki dua baris atau lebih, tanpa harus mengunakan beberapa sel. Kuncinya adalah bila kita ingin membuat baris baru, tombol yang kita tekan adalah ALT+ENTER . Untuk lebih jelasnya lihat contoh berikut. Ketik baris pertama pada sebuah sel Pada akhir baris pertama, tekan tombol ALT+ENTER Selanjutnya ketik baris kedua, dan pada akhir baris tekan kembali tombol ALT+ENTER untuk membuat baris ketiga Ulangi lagi untuk baris ketiga dan seterusnya Bila ketikan untuk sel tersebut telah selesai, tekan tombol ENTER Bila ketikan a...

Cara Menghitung Persentase Bunga

Rumus persentase bunga- Saat kita meminjam ke Bank akan dikenakan bunga. Saat kita menabung baik dalam bentuk tabungan maupun deposito di Bank kita juga akan menerima bunga. Demikian juga dengan cicilan kartu kredit, dan masih banyak lagi. Semua perhitungan dianggap lebih mudah dengan menggunakan mekanisme bunga. Pada dasarnya, untuk mengetahui besaran persentase bunga dari tabungan / pinjaman, kita dapat membandingkan angka modal awal dan Total akhir. Rumus menghitung persentase bunga secara sederhana adalah : Bunga = (Total – Modal) / Modal x 100% dimana Bunga adalah besaran persentase bunga yang dicari Total adalah nilai akhir atau total Modal adalah nilai awal atau modal awal   Rumus menghitung Persentase Bunga

Sin Cos Tan Sudut Istimewa: 30, 45 dan 60 derajat

Sinus cosinus tangen atau sering disingkat dengan sin cos tan adalah bagian dari ilmu trigonometri. Trigonometri adalah sebuah cabang ilmu matematika yang mempelajari hubungan perbandingan panjang sisi dengan sudut segitiga dimana perbandingan tersebut biasanya disebut dengan sinus, cosinus dan tangen. Pada awalnya, trigonometri digunakan untuk mempelajari astronomi. Tapi kini sesuai dengan perkembangan jaman, penggunaan trigonometri meluas ke berbagai penggunaan, seperti teknik sipil / bangunan, arsitektur, desain grafis, mekanik permesinan, dan masih banyak lagi. Tiga macam perbandingan yang sering dipakai dalam trigonometri yakni sinus, cosinus dan tangen. Ketiga perbandingan tersebut masing-masing memiliki kebalikan/invers yakni cosecan (=1/sinus), secan (=1/cosinus) dan cotangen (=1/tangen). Sebagai contoh sedikit, bila sebuah sudut memiliki nilai sinus ½ maka nilai cosecan nya adalah 2/1. Untuk mempermudah dalam mempelajari trigonemetri maka bahasan trigonometri ak...